Friday, September 7, 2012

REPTILIA


Reptilia berasal dari bahasa latin : reptum, yang artinya merayap. Hewan ini juga disebut juga sebagai hewan yang suka mengadakan perjalanan jauh. Ilmu yang mempelajarinya disebut herpetologi.
  1. Ciri Umum
1.      Seluruh permukaan tubuh ditutup oleh kulit yang keras menanduk: pada beberapa bagian dari permukaannya terdapat sel kelenjar. Pada kura-kura bagian tubuh tertutup olaeh cangkang (yang kadang menanduk), bagian dorsal disebut karapaks dan bagian ventral disebut pAastron.
2.      Memiliiki 2 anggota gerak, masing-masing ada lima, bagian ujung terdapat cakar yang keras berfungsi untuk merayap dan memanjat.
3.      Endoskeleton telah secara sempurna mengalami osifikasi.
4.      Jntung memiliki 4 ruang yang belum sempurna pemisahannya, terdiri dari 2 atrium dan 2 ventrikel.
5.      Hewan dewasa bernafas dengan paru-paru, kecuali pada kura-kura yang hidup di air dibantu dengan pernafasan faringeal dan kloaka.
6.      Ginjal termasuk metanephros, dan tidak punya nefrostom lagi.
7.      Syaraf kranial berjumlah 12 pasang
8.      Fertilisasi secara internal.
9.      Segmentasinya meroblastik: membran embrio nampak selama perkembangan: ketika menetas bentuknya seperti hewan dewasa (tidak mengalami matamorfosis)
10.  Hewan ini termasuk poikiloterm.
  1. Penyebaran dan Habitat
Reptilia banyak ditemukan hampir di semua tempat, lubang tanah, dan biasanya lebih suka pada tempat-tempat yang kering, di perairan, di daratan dan di pepohonan.
  1. Klasifikasi Reptilia
Reptilia terdiri dari 4 sub kelas yaitu: Anapsida, Parapsida, Diapsida, dan Sinapsida.
  1. Morfologi dan Anatomi
Tubuh reptilia terdiri dari 3 bagian yaitu: kepala, leher, badan dan ekor. Pada bagian kepala berbentuk seperti piramid; dan terdapat mulut, 1 pasang mata, dan telinga luar.
Pada bagian leher panjang dan berlanjut dengan badan, bagian leher ini hanya ditandai oleh adanya lekukan saja.
Pada bagian badan terdapat 2 pasang alat gerak, yaitu bagian anterior dan posterior.
Pada bagian ekor yang berbentuk silindris, pada kadal panjangnya lebih kurang 2,5 kali panjang badan ditambah kepala.
  1. Sistem kerangka, pada reptilia dapat dibedakan menjadi 2 bagian yaitu endoskeleton dan eksoskeleton. Endoskeleton terdiri dari skeleton aksial dan apendikular. Skeleton aksial terdiri dari tengkorak, kolumna vertebralis, sternum, dan rusuk. Sedangkan skeleton apendikular terdiri dari gelang bahu, alat gerak bagian anterior (humerus, radius dan ulna, karpal dan falang, dan pada ujung akhir terdapat cakar). Pada bagian posterior terdiri dari femur, tibia dan fibula, tarsal dan metatarsal (terdapat pada bagian proksimal), juga terdapat falang dan berakhir dengan cakar.
  2. Sistem otot, sangat banyak macamnya karena diperlukan untuk pergerakan di darat dan di air. Otot yang terdapat pada bagian kepala, leher, dan alat gerak sangat berbeda.
  3. Sistem pencernaan makanan, terdiri dari alat pencernaan makanan terdiri dari mulut, rongga mulut, faring, esofagus, lambung, usus kecil, dan usus besar. Sedangkan kelenjar pencernaan terdiri dari kelenjar lambung, hati, pankreas, dan kelenjar usus.
  4. Sistem pernafasan, terdiri dari saluran masuk udara dan alat pernafasan. Saluran masuk udara terdiri dari nostril, nares internal, glotis, laring, trakea, bronkhi pendek yang merupakan kelanjutan trakhea. Sedangkan alat pernafasannya adalah paru-paru.
  5. Sistem peredaran darah, terdiri dari jantung dan pembuluh darah. Jantung terdiri dari sinus venosus yang kecil, 2 atrium dan 2 ventrikel. Ventrikel pada buaya telah terpisah secara sempurna menjadi 2 bagian, akan tetapi pada bagian dasar arcus aorta terdapat foramen panizae. Fungsi dari foramen ini dipakai pada saat reptilia berenang di air. Sedangkan pada reptilia lain tidak ada pemisahnya.
  6. Sistem Pengeluaran, alat pengeluaran pada reptilia berupa sepasang ginjal bentuknya pipih, terletak pada bagian dorsal posterior rongga tubuh. Urin yang dihasilkan disalurkan melalui ureter dan selanjutnya dikeluarkan melalui kloaka.
  7. Sistem Perkembangbiakan, pada hewan jantan terdiri dari testes dengan saluran yaitu vas defferens yang bermuara pada kloaka. Penis terletak pada ventral dasar dari kloaka. Sedangkan pada hewan betina terdiri dari 1 pasang ovarium dengan salurannya yaitu oviduk yang bermuara pada kloaka. Telur yangsudah masak sebelum masuk ke oviduk melalui corong yang terdapat pada pangkal oviduk. Telur yang sudah dibuahi di oviduk, sebelum diletakkan diselubungi albumen terlebih dahulu.
  8. Sistem syaraf, terdiri dari otak dan sistem syaraf tepi.
    1. otak, bagian-bagiannya terdiri dari:
-          dua buah bulbus olfaktorius yang panjang dan keduanya dihubungkan dengan tractus opticus ke hemisfere.
-          Hemisfere serebral
-          Dua buah lobus optikus yang berbentuk oval, terletak di sebelah belakang hemisfer serebral
-          Traktus optikus dan syaraf optik, terletak di ventral hemisfere
-          Serebelum, berbentuk seperti buh pir terletak di belakang lobus optikus.
-          Medula oblobgata, terletak di ventro lateral serebelum, berdekatan dengan tali saraf spinal, yang selanjutnya dilanjutkan dengan
-          Infundibulum
-          Hipofisis.
    1. Sistem syaraf tepi, terdiri dari
-          12 pasang saraf kranial
-          Saraf kranial berpasangan terdapat pada setiap ruas tubuh
  1. Organ Sensorik, terdiri dari:
    1. kuncup perasa pada lidah
    2. organ olfaktorius terdapat pada hidung
    3. mata, memiliki kelenjar lakrimal yang berfungsi untuk melindungi kornea atau lensa dari kekeringan ketika berada di darat. Pada mata juga terdapat membran niktitan yang berfungsi untuk melindungi mata pada saat berenang di air, membran ini terletak di sudut anterior mata.
    4. Telinga, memiliki lubang pendengar luar dengan membran timpani pada bagian dalamnya, dilanjutkan dengan telinga tengah dan telinga dalam. Bagian telinga dalam dengan rongga mulut terdapat saluran penghubung yang disebut saluran eustacheus.
  1. Manfaat untuk manusia
Beberapa jenis ular dan buaya berguna bagi manusia karena:
    1. memangsa golongan hewan rodentia dan serangga yang mengganggu (hama).
    2. Kulitnya bisa dimanfaatkan untuk pembuatan tas, sepatu, ikat pinggang dan hiasan lainnya.
    3. Kulit keras dari kura-kura/penyu juga dimanfaatka untuk sisir dan macam hiasan yang lain (sendok, dsb)
    4. Daging dan telurnya di negara-negara tertentu dipakai untuk konsumsi makanan manusia.



                                                                                                               
                                                                            





DISKUSI

  1. Sebutkan dan uraikan struktur apa saja yang dimiliki oleh Reptilia untuk beradaptasi dengan lingkungan darat!
a.       Adanya kulit keras yang menanduk dan sisik permanen yang dipakai untuk menghalangi keluarnya air dari dalam tubuhnya, dan dapat dipakai untuk memberi kenyamanan pada kehidupan di permukaan yang kasar.
b.      Anggota gerak yang disesuaikan dengan gerak cepat
c.       Keadaan telur sesudah fertilisasi diselubungi oleh cangkang
d.      Sebagian anggota reptilia dapat melindungi diri dari serangan musuh dengan cara autotomi, yaitu pemutusan ekor contohnya pada cicak. Sedangkan bunglon dapat melindungi diri dari serangan musuh dengan cara merubah warna tubuhnya sesuai dengan warna tempat yang sedang dihinggapi, disebut mimikri.
  1. Kelas reptilia dibagi menjadi 4 sub kelas. Sebutkan dan berikan contohnya. Sub kelas apa saja yang sudah punah?
a.       Sub kelas Anapsida:
Ordo 1: Cotylosauria, contoh Seymoria.
Ordo 2: Chelonia, contoh: Chelone (kura-kura).
b.      Sub kelas Parepsida:
Sub kelas ini terdiri dari hewan-hewan yang hidup pada zaman mosozoic sampai Cretaceous. Contoh: Ichthyosaurus, Plegiosaurus, Protosaurus, dan Opthalmosaurus.
c.       Sub kelas Diapsida
Super ordo 1 : Lepidosauria
            Ordo 1 : Rhynochepalia, contoh Sphenodon
            Ordo 2: Squamata
Sub ordo 1: Lacertilia, contoh: Chaemeleon (bunglon), Varanus (komodo), Mabouya (kadal).
                        Sub ordo 2: Ophalia, contoh: jenis ular (Phiton, Bungarus).

Super ordo 2: Archosauria
Ordo 1: Crocodilia, contoh: Crodilus, Alligator (buaya).
  1. Sub kelas Synapsida
Hewan-hewan yang termasuk Synapsida hidup pada jaman karbon sampai dengan jaman permian contoh: Dimnetrodon dan Cynognatus.
           
Sedangkan hewan yang sudah punah terdiri dari:

    1. Sub kelas Parepsida:
Sub kelas ini terdiri dari hewan-hewan yang hidup pada zaman mosozoic sampai Cretaceous. Contoh: Ichthyosaurus, Plegiosaurus, Protosaurus, dan Opthalmosaurus.
    1. Sub kelas Synapsida
Hewan-hewan yang termasuk Synapsida hidup pada jaman karbon sampai dengan jaman permian contoh: Dimnetrodon dan Cynognatus.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment